terkonsentrasi, dengan mengerahkan segala potensi dilembaga-lembaga. Organisasi Research Centre sematjam ini dapat kita djumpai misalnja di Republik Persatuan Arab (Kairo), dan dianggap tepat pula oleh konsultant-konsultant UNESCO (Academicien Samarin dan Dr. Ing. Hnedik) jang dalam tahun 1964 telah chusus diundang ke Indonesia untuk mempeladjari projek N.R.C. beserta lembaga-lembaganja.
11. Usaha-usaha Riset.
Mengingat masih sangat muda usianja N.R.C., terbatasnja djumlah sardjana serta dan terutama belum adanja fasilitas-fasilitas laboratorium, maka usaha-usaha penelitian terbatas pada beberapa projek sadja, jang dapat dilaksanakan dengan memakai fasilitas-fasilitas laboratorium di I.T.B. dan beberapa instansi lain.
Projek-projek penelition jang kini sedang dilakukan adalah antara lain:
- Pengkokasan batubara Indonesia/Bukit Asam, dengan bantuan fasilitas dari Pabrik Gas Bandung.
- Radio Rakjat, dengan maksud untuk menggali potensi-potensi dalam negeri guna memproduksi radio murah.
- Waste products, dengan maksud untuk menjelidiki kemungkinan pengambilan zat-zat berharga atau pembuatan bahan-bahan berharga, bersama dengan Lembaga Koordinasi Pengabdian Masjarakat, Departemen P.T.I.P.
12. Penutup.
- Meskipun N.R.C. tetap berpegang pada prinsip berdiri diatas kaki sendiri, namun ini benar-benar diartikan bahwa dengan tidak merasa tergantung dari luar negeri, bantuan dari luar jang memang menguntungkan serta tidak mengikat, tetap dapat diterima terutama dalam bidang riset teknologi ini, oleh sebab pengalaman-pengalaman diluar negeri akan sangat menguntungkan kita serta memungkinkan kita untuk menutup "technological gap" kita dalam waktu jang tidak terlampau lama.
Dalam hubungan ini, maka kini sedang berlangsung pembitjaraan-pembitjaraan dengan fihak luar negeri:
untuk Lembaga Kimia Nasional dengan Tjekoslowakia
untuk Lembaga Physika Nasional dengan Nederland
334