Lompat ke isi

Halaman:20 tahun Indonesia merdeka.djvu/27

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca
  1. Koordinasi dalam panitia kredit luar negeri, bahan-bahan baku vital, hasil industri keradjinan Rakjat dan lain-lain.

Dalam usaha merealisir garis kebidjaksanaan Menteri Koordinator Kompartimen Pembangunan lebih banjak dititik-beratkan pada sistim kolektivitas dalam arti musjawarah untuk mufakat diantara Pedjabat-pedjabat Departemen lingkungan Kompartimen Pembangunan, sehingga tertjapainja makna ,,Pembantingan Stir" dibidang mental, tjara berfikir, tjara kerdja, sehingga praktek "Hukum Relation" dan "Human Approach" dapat mentjertaiinja setjara zakelijk. Namun demikian pada echelon bawahan diutamakan berlakunja azas spesialisasi dan kontinuitas sebagai salah satu unsur insentif dalam kerdja, demi tertjapainja effisiensi semaksimal-maksimalnja.

Mendjelang usia Kabinet ini satu tahun jaitu dari Nopember 1963 s/d Agustus 1964, projek/gefakan ,,Komando/Operasi Makmur" dilikwidIr dan drobah statusnja mendjadi ,,Dewan Produksi Nasional" berdasarkan Peraturan Presiden No. 4 tahun 1964, kemudian menjusul pembubaran ,,Kabinet Kerdja Gaja Baru" pada tanggal 27 Agustus 1964 dengan Keputusan Presiden No. 215 tahun 1964.

Reshuffle Kabinet ini meliputi pemetjahan Departemen Pertanian/Agraria dari „Kelompok Kompartimen Pembangunan” sehingga tugas dan kewenangan koordinasi bidang pertanian/agraria (Infra-Tani) dihapus dalam struktur organisasi Kompartimen Pembangunan, Kebidjaksanaan ini didasarkan dan disesuaikan dengan „Kiprah-Tekadnja” Revolusi Bangsa Indonesia jang terus bertumbuh, dan ber-selfpropelling growth dalam konsepsi-konsepsi sesuai dengan tuntutan djaman, tuntutan „Ampera” dan bahkan sesuai dengan tuntutan „The Universal Revolution of Man” (tjuplikan pidato Presiden pada Tavip).

Pemetjahan dan peningkatan Departemen Pertanian/Agraria ini disesuaikan pula dengan konsepsi „Pembantingan Stir” dan pembagian „Arah” dalam bidang ekonomi terpimpin (Ekonomi Sosialis) jang sesuai dengan derap-iramanja „Pendjebolan dan Pembangunan” ekonomi pada tahap sekarang, jaitu:

  1. Peningkatan kwalitas dan kwantitas produksi penghasil devisa,

13