upah/gadji, harga dan penerimaan negara. Team tersebut antara lain mengusulkan dipergunakannja nilai harga beras 31,5 kilogram sebagai dasar upah minimum sebulan bagi seorang pegawai rendah tidak berkeluarga. Bagi jang berkeluarga ditentukan tundjangan sama dengan nilai 10 kilogram beras setiap anggota keluarganja.
Dengan dikemukakannja konsep upah minimum itu belum berarti masalah upah sudah terpetjahkan. Pelaksanaannja pada perusahaan-perusahaan tertentu masih perlu pemikiran. Mengharuskan pelaksanaannja setjara menjeluruh dapat mengakibatkan tutupnja banjak perusahaan ketjil dan bertambahnja pengangguran. Masalah pokok lainnja jalah mengendalikan inflasi jang merupakan sumber utama bagi timbulnja banjak perbedaan upah (wage differentials) jang tidak rasionil dewasa ini, jang membedakan tingkat upah diperusahaan-perusahaan jang kuat dan jang lemah untuk pekerdjaan jang sama nilai dan beratnja.
Kemudian masalah jang pokok lainnja jalah bagaimana mentjiptakan sistim upah perangsang (wage incentive sistem) jang dapat meningkatkan taraf produksi perseorangan dan nasional setjara terus-menerus, sedikitnja seimbang dengan ketjepatan proses revolusi kita disektor-sektor kehidupan lainnja.
Djalan kearah kesempurnaan masih djauh tetapi hal itu kita terima sebagai suatu tantangan nasional bagi suatu rakjat jang sedang berrevolusi.
D. KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERDJA BAGI BURUH.
Suatu segi chusus dari masalah perburuhan dalam perusahaan jalah kesehatan dan keselamatan kerdja bagi buruh. Seperti diketahui untuk melaksanakan produksi diperusahaan-perusahaan, diperlukan :
- Tempat dan ruangan kerdja dengan fasilitas-fasilitasnja, seperti hawa, suhu, penerangan, air, dan sebagainja jang harus memenuhi sjarat-sjarat tertentu pada buruh jang harus mendjalankan pekerdjaan tertentu.
- Bahan-bahan mentah jang kadang-kadang mengandung zah kimia atau sinar jang berbahaja bagi manusia.
198