Alkitab/Yohanes Membaptis Yesus
Yohanes Membaptis Yesus
Ketika Yohanes tumbuh dewasa,
ia menjadi seorang nabi.
Ia tinggal di padang gurun,
makan madu liar dan belalang dan memakai
pakaian yang terbuat dari bulu unta.
Banyak orang datang untuk mendengarkan
Yohanes. Ia berkhotbah kepada mereka
katanya, "Bertobatlah,
sebab Kerajaan Allah sudah dekat."
Beberapa orang bertobat dan dibaptis
sesudah mereka mendengar pesan Yohanes.
Tetapi banyak pemimpin agama yang datang
untuk dibaptis tanpa bertobat dan mengaku
dosa mereka lebih dahulu.
Yohanes berkata kepada para pemimpin agama
itu, "Kamu sekelompok ular!
Bertobatlah dan ubahlah perilakumu.
Setiap pohon yang tidak menghasilkan buah
yang baik, pasti ditebang
dan dibuang ke dalam api."
Jadi, terjadilah apa yang dikatakan
Nabi Yesaya, "Lihatlah,
Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau,
ia akan mempersiapkan jalan Anda.
Beberapa orang Yahudi menanyakan
kepada Yohanes apakah Dia Mesias.
Yohanes menjawab, "Aku bukan Mesias."
Tapi ada Seseorang yang datang setelah aku,
yang jauh lebih penting daripada aku.
Aku bahkan tidak layak
untuk melepaskan sandalnya.
Keesokan harinya Yesus datang
untuk dibaptiskan oleh Yohanes.
Ketika Yohanes melihat-Nya, dia berkata,
"Lihat! Inilah Anak Domba Allah
yang menghapus dosa dunia."
Yohanes berkata kepada Yesus,
"Aku tidak layak untuk membaptis Engkau,
seharusnya Engkau membaptis aku."
Tapi Yesus berkata,
"Engkau harus membaptis Aku karena itulah
yang benar yang harus dilakukan.
Jadi, Yohanes membaptis Dia
bukan karena Yesus telah berdosa,
Ia tidak pernah berdosa.
Ketika Yesus keluar dari air
setelah dibaptis,
Roh Allah mengambil bentuk burung merpati
dan hinggap pada Diri-Nya.
Pada saat yang sama,
suara dari surga berkata,
"Engkau adalah Anak-Ku yang terkasih,
dan kepada-Mu Aku berkenan."
Allah telah mengatakan kepada Yohanes
Roh Kudus akan mendarat kepada Seseorang
yang engkau baptis.
Dia adalah Anak Allah.
Hanya ada satu Allah,
tetapi Allah adalah tiga Pribadi.
Bapa, Yesus Sang Anak, dan Roh Kudus.