Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Yesus Dikhianati

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Yesus Dikhianati
oleh Jim Padgett
Film animasi kisah Yesus Dikhianati menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Yesus Dikhianati

Yesus telah berkhotbah selama sekitar tiga tahun.

Saat itu adalah Hari Raya Paskah ketika orang Yahudi mengingat bagaimana Allah

telah menyelamatkan mereka dari perbudakan di Mesir bertahun-tahun lalu.

Yesus tahu apa yang akan terjadi pada-Nya dan mengatakan kepada murid-murid-Nya Dia pergi ke Yerusalem di mana Dia akan dibunuh.

Para pemimpin Yahudi di Yerusalem telah menolak Yesus sebagai Mesias dan berencana untuk membunuh-Nya.

Yudas adalah salah satu murid Yesus.

Dia bertanggung jawab atas uang para murid, tetapi dia tidak jujur dan sering mencuri dari uang itu.

Yudas pergi kepada orang-orang Yahudi dan menawarkan untuk mengkhianati Yesus kepada mereka.

Para pemimpin Yahudi, yang dipimpin oleh imam besar,

membayar Yudas tiga puluh keping perak untuk mengkhianati Yesus.

Hal ini terjadi sebagaimana yang telah dinubuatkan para nabi.

Yudas setuju, mengambil uang itu, lalu pergi,

mencari kesempatan untuk membantu mereka menangkap Yesus.

Yesus merayakan Hari Raya Paskah dengan murid-murid-Nya.

Pada waktu makan, Yesus mengambil roti dan memecah-mecahkannya dan berkata,

"Ambillah, makanlah ini. Ini adalah tubuh-Ku, yang diserahkan bagimu. Lakukan ini untuk mengingat Aku."

Dengan cara demikian, Yesus menyatakan bahwa tubuh-Nya akan dikorbankan untuk mereka.

Kemudian, ia mengambil cangkir dan berkata,

"Minumlah ini. Ini adalah darah-Ku dari Perjanjian Baru yang ditumpahkan untuk pengampunan dosa.

Lakukan ini untuk mengingat Aku setiap kali kamu minum."

Dengan cara ini, Yesus berkata bahwa darah-Nya akan dicurahkan untuk mengampuni dosa-dosa mereka.

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid, "Salah satu dari kalian akan mengkhianati-Ku."

Murid-murid terkejut dan tidak tahu siapa yang akan melakukan hal seperti itu.

Yesus berkata, "Seseorang yang kepada-Nya Kuberikan potongan roti ini adalah pengkhianat itu."

Kemudian, ia memberi roti kepada Yudas.

Setelah Yudas menerima roti itu, Iblis merasuki dirinya.

Yudas pergi untuk membantu para pemimpin Yahudi menangkap Yesus.

Saat itu hari sudah malam.

Setelah makan, Yesus dan murid-murid-Nya berjalan ke Bukit Zaitun.

Yesus berkata, "Kalian semua akan meninggalkan Aku malam ini.

Ada tertulis, 'Aku akan memukul Gembala itu dan domba-domba itu akan tercerai-berai.'"

Petrus menjawab, "Bahkan kalau yang lain meninggalkan Engkau, aku tidak akan!"

Lalu Yesus berkata kepada Petrus, "Setan ingin mendapatkan kalian semua,

tapi aku telah berdoa untuk engkau, Petrus, supaya imanmu tidak akan goyah.

Meski begitu, malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau sudah menyangkal Aku tiga kali."

Petrus kemudian berkata kepada Yesus,

"Bahkan jika aku harus mati, Aku tidak akan pernah menyangkal Engkau!"

Seluruh murid-murid lainnya mengatakan hal yang sama.

Lalu Yesus pergi bersama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani.

Yesus menyuruh murid-murid-Nya untuk berdoa supaya mereka tidak jatuh ke dalam pencobaan.

Kemudian, Yesus pergi untuk berdoa sendiri.

Yesus berdoa tiga kali, "Bapa-Ku, jika tidak ada jalan lain bagi dosa-dosa manusia diampuni, kehendak-Mu jadilah."

Yesus sangat gelisah dan keringat-Nya seperti tetes darah.

Allah mengutus seorang malaikat untuk menguatkan Dia.

Setelah beberapa kali berdoa, Yesus datang kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi mereka tidur.

Setelah ketiga kalinya, Yesus berkata, "Bangun! Dia yang menyerahkan Aku ada di sini."

Yudas datang dengan para pemimpin Yahudi, tentara, dan banyak orang yang membawa pedang dan pentungan.

Dia datang kepada Yesus dan berkata, "Salam, Guru," dan mencium-Nya.

Ini adalah tanda untuk orang-orang Yahudi supaya tahu siapa yang harus ditangkap.

Lalu Yesus berkata, "Yudas, kau mengkhianati Aku dengan ciuman?"

Ketika prajurit menangkap Yesus, Petrus mengeluarkan pedangnya dan memotong telinga hamba imam besar.

Yesus berkata, "Masukkan pedang itu! Aku bisa meminta Bapa untuk mengirimkan pasukan malaikat untuk membela-Ku.

Tapi Aku harus mematuhi Bapa-Ku."

Lalu Yesus menyembuhkan telinga orang itu, dan semua murid melarikan diri.