Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Yesus Berjalan Diatas Air

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Yesus Berjalan Diatas Air
oleh Jim Padgett
Film animasi kisah Yesus yang dicobai iblis menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Yesus Berjalan di Atas Air

Kemudian Yesus menyuruh murid-murid untuk naik ke perahu dan berlayar ke seberang danau sementara Dia menyuruh pergi orang banyak itu.

Setelah Yesus menyuruh orang banyak itu pergi, Dia naik ke atas gunung untuk berdoa.

Yesus di sana sendirian, dan Dia berdoa lama sekali sampai malam.

Sementara itu, perahu para murid sudah jauh dari daratan.

Mereka dalam bahaya, karena badai telah menerpa dan perahu mereka sedang diombang-ambingkan oleh angin dan gelombang.

Yesus memutuskan untuk pergi menyusul mereka, jadi Dia berjalan di atas air menuju perahu.

Para murid sangat ketakutan ketika mereka melihat Yesus, karena mereka pikir mereka melihat hantu.

Yesus tahu bahwa mereka ketakutan, jadi Dia berkata: "Jangan takut. Ini Aku!"

Lalu Petrus berkata kepada Yesus:

"Tuhan, kalau itu Engkau, suruhlah aku berjalan di atas air menuju Engkau!”

Lalu Yesus menyuruh Petrus: "Datanglah kemari.”

Maka Petrus turun dari perahu dan mulai berjalan di permukaan air ke arah Yesus.

Tetapi belum terlalu jauh dia berjalan, dia mengalihkan pandangan matanya dari Yesus dan mulai melihat angin kencang dan gelombang.

Lalu Petrus merasa takut dan mulai tenggelam.

Dia berseru: "Tuhan, selamatkan aku!"

Yesus mengulurkan tangan-Nya dan memegang tangan Petrus.

Lalu Dia berkata kepada Petrus:

"Hai engkau yang kurang percaya, mengapa engkau ragu?"

Ketika Petrus dan Yesus naik ke perahu, angin segera berhenti.

Para murid sangat takjub.

Mereka menyembah Yesus dan berkata kepadanya: "Sungguh, Engkau Anak Allah."