Alkitab/Seri video animasi/Sepuluh Tulah
Sepuluh Tulah
Musa dan Harun pergi menghadap Firaun.
Mereka berkata, "Beginilah firman Allah
orang Israel,
'Biarkanlah umat-Ku pergi!'"
Firaun menertawakan mereka.
Bukannya membiarkan orang Israel bebas,
ia membuat pekerjaan mereka lebih berat!
Firaun terus menolak untuk membiarkan
orang Israel pergi sehingga Allah mengirim
sepuluh tulah ke Mesir.
(Tulah adalah bencana yang mengerikan.)
Melalui tulah ini,
Allah menunjukkan kepada Firaun
bahwa Dia lebih kuat dari Firaun
dan semua dewa-dewa Mesir.
Allah mengubah air Sungai Nil menjadi
darah, namun Firaun masih tidak membiarkan
orang Israel pergi.
Allah mengirim katak ke seluruh Mesir.
Firaun memohon terhadap Musa untuk
melenyapkan katak-katak itu.
Tetapi setelah semua katak mati,
Firaun mengeraskan hatinya
dan tidak membiarkan orang Israel pergi.
Jadi, Allah mengirim wabah serangga
dan kemudian wabah lalat.
Firaun memanggil Musa dan Harun dan berkata
kepada mereka bahwa mereka bisa pergi
jika mereka menghentikan wabah itu.
Musa berdoa,
dan Allah menghilangkan semua lalat
dari Mesir,
namun Firaun dikeraskan hatinya dan
tidak akan membiarkan orang Israel pergi.
Selanjutnya, Allah mengirim penyakit untuk
membunuh semua hewan-hewan ternak
milik orang Mesir.
Firaun mengeraskan hatinya,
dan ia tidak membiarkan orang Israel pergi.
Kemudian Allah menyuruh Musa melemparkan
abu di depan Firaun.
Ketika dia melakukannya,
penyakit kulit yang menyakitkan muncul
di Mesir, tapi tidak seorang pun
orang Israel yang terkena penyakit itu.
Allah mengeraskan hati Firaun,
dan Firaun tidak membiarkan
orang Israel pergi dengan bebas.
Setelah itu, Allah mengirimkan hujan es
yang menghancurkan tanaman di seluruh Mesir
dan membunuh siapa saja yang pergi
ke luar rumah.
Firaun memanggil Musa dan Harun dan
dan mengatakan kepada mereka,
"Aku telah berdosa. Kalian bisa pergi."
Lalu Musa berdoa, dan hujan es berhenti.
Akan tetapi, Firaun berdosa lagi
dan mengeraskan hatinya dan
tidak membiarkan orang Israel pergi.
Jadi, Allah membuat kerumunan belalang
datang ke Mesir.
Belalang ini makan tanaman apa saja
yang tersisa, yang tidak hancur
oleh hujan es.
Kemudian Allah mengirim kegelapan yang
berlangsung selama tiga hari.
Keadaan begitu gelap sehingga orang Mesir
tidak bisa meninggalkan rumah mereka.
Tapi di tempat orang Israel tinggal,
ada cahaya.
Bahkan, setelah mengalami sembilan
tulah itu, Firaun masih menolak untuk
membiarkan orang Israel pergi dengan bebas.
Karena Firaun tidak mau mendengar,
ada satu tulah terakhir yang Allah
rencanakan untuk dikirimkan.
Hal ini akan mengubah pikiran Firaun.