Alkitab/Seri video animasi/Petrus dan Yohanes Menyembuhkan Seorang Pengemis
Petrus dan Yohanes menyembuhkan Seorang Pengemis
Suatu hari, Petrus dan Yohanes pergi ke Bait Allah.
Dalam perjalanan mereka, mereka melihat seorang pria lumpuh mengemis untuk mendapatkan uang.
Petrus menatapnya dan berkata:
"Aku tidak punya uang untuk diberikan kepadamu. Tapi apa yang kupunya akan kuberikan kepadamu. Dalam nama Yesus, bangkit dan berjalanlah!"
Orang itu langsung sembuh. Dan dia mulai berjalan dan melompat-lompat memuji Allah.
Orang-orang di halaman Bait Allah merasa kagum.
Segerombolan orang dengan cepat berkerumun.
Petrus berkata kepada mereka:
"Mengapa kamu kagum bahwa orang ini sembuh?
Itu bukan melalui kekuatan kita sendiri atau kebaikan bahwa dia telah sembuh.
Tetapi dengan iman dalam nama Yesus
Kamu meminta agar Yesus dibunuh.
Kamu membunuh pencipta kehidupan.
Tetapi Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati.
Demikianlah Allah memenuhi nubuatan bahwa Mesias akan menderita dan mati.
Tapi sekarang, bertobatlah dan berbaliklah kepada Allah agar dosa-dosamu dihapuskan."
Para pemimpin Bait Allah itu sangat kesal kepada apa yang dikatakan Petrus dan Yohanes.
Jadi mereka menangkap mereka dan memasukkan mereka ke penjara.
Tapi banyak orang mempercayai apa yang telah mereka lihat dan dengar,
dan jemaat itu bertambah menjadi lima ribu orang, ditambah wanita dan anak-anak.
Keesokan harinya, para pemimpin Yahudi membawa Petrus dan Yohanes ke hadapan imam besar dan keluarganya.
Mereka bertanya kepada mereka:
"Dengan kuasa apakah kamu melakukan semua ini?"
Petrus menjawab: "Dengan nama Yesus sang Mesias.
Kamu menyalibkan Yesus, tetapi Allah telah membangkitkan Dia hidup kembali!
Kamu sudah menolaknya, tetapi tidak ada cara lain untuk diselamatkan kecuali melalui nama Yesus! "
Para pemimpin terkejut sebab mereka mereka melihat bahwa orang-orang ini adalah orang-orang biasa yang tidak berpendidikan tinggi.
Mereka juga menyadari bahwa orang-orang ini telah bersama dengan Yesus.
Setelah mereka telah mengancam Petrus dan Yohanes, mereka membiarkan mereka pergi.