Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Perjanjian Allah dengan Bangsa Israel

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Perjanjian Allah dengan Bangsa Israel
oleh Jim Padgett
Film animasi tentang perjanjian Allah dengan bansa Israel menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Perjanjian Allah dengan Bangsa Israel

Setelah Allah memimpin bangsa Israel

Laut Merah, Dia memimpin mereka melalui

padang gurun ke gunung yang disebut

Gunung Sinai. Orang-orang mendirikan tenda²

mereka di kaki gunung itu.

Allah berkata kepada Musa dan orang²

Israel, "Jika Kamu menaati perkataan-Ku

dan berpegang teguh pada perjanjian-Ku,

kamu akan menjadi milik-Ku yang berharga,

sebuah kerajaan imam²,

dan bangsa yang kudus."

Tiga hari kemudian, setelah orang² telah

mempersiapkan diri,

Allah turun ke puncak Gunung Sinai dengan

guntur, petir, asap, dan suara terompet

yang keras. Hanya Musa yang diizinkan

untuk naik ke gunung.

Kemudian Allah membuat perjanjian dengan

mereka dan berkata, Akulah TUHAN,

Allahmu, yang menyelamatkanmu dari

perbudakan di Mesir.

Jangan menyembah allah lain.

Jangan membuat berhala atau menyembahnya,

karena Aku, TUHAN, Allahmu,

adalah Allah yang pencemburu.

Jangan menyebut nama Allah

dengan cara yang tidak baik.

Ingatlah untuk menjaga

kekudusan hari Sabat. Lakukanlah semua

pekerjaanmu dalam enam hari,

karena hari yang ketujuh adalah hari

istirahat untuk mengingat TUHAN.

Hormatilah ayahmu dan ibumu.

Jangan membunuh. Jangan berzinah.

Jangan mencuri. Jangan berbohong.

Jangan berharap untuk memiliki istri

sesamamu, rumahnya,

atau apa pun yang dimilikinya.

Kemudian Allah menulis Sepuluh Perintah

Allah ini pada dua lempengan batu

dan memberikannya kepada Musa.

Allah juga memberikan banyak hukum dan

aturan untuk diikuti.

Jika orang² mematuhi hukum² ini,

Allah berjanji bahwa Dia akan memberkati

dan melindungi mereka.

Jika mereka tidak menaati hukum² itu,

Allah akan menghukum mereka.

Allah memberikan kepada bangsa Israel

penjelasan rinci tentang sebuah kemah

yang Dia inginkan untuk mereka buat.

Itu disebut Kemah Pertemuan.

Kemah Pertemuan memiliki dua kamar,

dipisahkan oleh tirai besar.

Tidak ada yang bisa memasuki ruangan

di balik tirai kecuali imam besar,

karena Allah tinggal di sana.

Setiap orang yang melanggar hukum Allah

bisa membawa binatang ke dalam Kemah

Pertemuan untuk mempersembahkan korban

kepada Allah.

Seorang imam akan menyembelih hewan yang

dibawa dan membakarnya di atas mezbah.

Darah korban menutupi dosa seseorang dan

membuat mereka bersih menurut

pandangan Allah.

Allah memilih Harun, saudara Musa,

dan keturunannya menjadi imam-Nya.

Orang² semua setuju untuk mematuhi hukum

yang telah diberikan Allah kepada mereka,

untuk hanya menyembah Allah saja, bukan

allah lainnya,

dan menjadi orang² khusus-Nya.

Tapi tidak lama setelah mereka berjanji

untuk taat kepada Allah,

mereka berdosa dengan sangat jahat.

Selama beberapa hari,

Musa berada di puncak Gunung Sinai

berbicara dengan Allah.

Orang² menjadi lelah menunggunya kembali.

Jadi, mereka membawa emas kepada Harun dan

memintanya membuat berhala untuk mereka!

Harun membuat berhala emas

dalam bentuk anak sapi.

Orang² mulai gila-gilaan menyembah dan

memberikan kurban untuk berhala itu!

Allah sangat marah dengan dosa mereka

dan berencana untuk membinasakan mereka.

Tetapi Musa berdoa untuk mereka,

dan Allah mendengarkan doanya

dan tidak jadi membinasakan mereka.

Ketika Musa turun dari gunung dan melihat

berhala itu, ia sangat marah

sehingga ia memecahkan lempengan batu di

mana Allah telah menulis Sepuluh

Perintah Allah.

Lalu ia menghancurkan berhala itu sampai

sampai menjadi bubuk,

melemparkan bubuk itu ke dalam air,

dan memaksa orang-orang minum air itu.

Allah mendatangkan wabah penyakit kepada

orang² itu dan banyak dari mereka yang

meninggal.

Lalu Musa mendaki gunung lagi dan berdoa

agar Allah mengampuni orang² itu.

agar Allah mengampuni orang² itu.

dan mengampuni mereka.

Musa menulis Sepuluh Perintah Allah pada

lempengan² batu yang baru untuk

menggantikan yang telah dihancurkannya.

Kemudian Allah memimpin bangsa Israel dari

Gunung Sinai menuju Tanah yang Dijanjikan.