Alkitab/Seri video animasi/Penguasa Muda yang kaya
Penguasa Muda Yang Kaya
Suatu hari seorang penguasa muda yang kaya datang kepada Yesus dan bertanya:
"Guru yang baik, berbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
Kata Yesus kepadanya: "Mengapa engkau katakan Aku baik?
Hanya ada satu yang baik, dan itu adalah Allah.
Tapi jika engkau ingin memiliki hidup yang kekal, patuhilah hukum-hukum Allah."
"Yang mana?" Tanyanya.
Yesus menjawab: "Jangan membunuh. Jangan berzinah. Jangan mencuri. Jangan berbohong.
Hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Pemuda itu berusaha untuk membuktikan bahwa dirinya benar, berkata:
"Aku telah mematuhi semua hukum ini sejak aku masih kecil.
Apa yang masih harus kulakukan?"
Yesus memandang dia dan merasa sayang kepadanya.
Yesus menjawab: "Jika engkau ingin menjadi sempurna,
pergi dan juallah semua yang engkau punya dan berikan uangnya kepada orang miskin,
dan engkau akan ada harta yang menunggumu di surga. Kemudian, ikutlah Aku."
Ketika pemuda itu mendengar hal itu, ia menjadi sangat sedih, karena ia sangat kaya.
Dia berbalik dan meninggalkan Yesus karena tidak mau menyerahkan kekayaannya.
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya:
"Betapa sulitnya bagi orang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah!
Ya, lebih mudah bagi seekor unta untuk masuk melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
Ketika murid-murid mendengar ini mereka terkejut dan berkata:
"Kalau begitu, siapakah yang dapat diselamatkan?"
Yesus memandang mereka dan berkata:
"Bagi orang-orang ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah, segala sesuatu adalah mungkin."
Petrus berkata kepada Yesus:
"Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Engkau.
Apa yang akan menjadi upah kami?"
Yesus menjawab: "Setiap orang yang telah meninggalkan rumah, kakak, adik, ayah, ibu, anak, atau harta demi nama-Ku,
akan mewarisi 100 kali lebih banyak di dunia yang akan datang dan juga hidup yang kekal.
Tetapi banyak orang yang pertama akan menjadi orang yang terakhir, dan orang yang terakhir akan menjadi orang yang pertama. "