Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Paulus dan Silas di Filipi

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Paulus dan Silas di Filipi
oleh Jim Padgett
Film animasi kisah Paulus dan Silas di Filipi menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Paulus dan Silas di Filipi

Beberapa tahun kemudian, Paulus dan temannya Silas pergi ke kota Filipi.

Memberitakan Kabar Baik tentang Yesus.

Mereka bertemu dengan seorang wanita bernama Lydia yang menjual kain ungu.

Dia mencintai dan menyembah Allah.

Allah membuka hatinya untuk memahami pesan Yesus, dan dia bersama keluarganya dibaptis.

Dia mengundang Paulus dan Silas tinggal di rumahnya, maka tinggallah dia di rumah Lydia.

Paulus dan Silas sering pergi untuk berdoa selama mereka berada di Filipi.

Setiap hari ketika mereka berjalan ke tempat doa, seorang budak perempuan yang kerasukan setan mengikuti mereka.

Dia adalah seorang peramal, dan dia menghasilkan banyak uang untuk majikan-majikannya.

Dia terus berteriak: "Orang-orang ini hamba Allah Yang Mahatinggi. Mereka memberitahukan kepadamu cara untuk diselamatkan!"

Dia sering sekali melakukan ini sehingga Paulus menjadi kesal.

Suatu hari Paulus berbalik kepadanya dan berkata kepada setan yang merasuki budak perempuan itu:

"Dalam nama Yesus, keluarlah dari dirinya."

Segera setan itu meninggalkan dia.

Para pemilik budak perempuan itu menjadi sangat marah ketika mereka mengetahui apa yang telah terjadi.

Karena dia tidak bisa lagi menghasilkan uang bagi mereka.

Jadi mereka menangkap Paulus dan Silas, dipukuli, dan dimasukan ke dalam penjara.

Paulus dan Silas ditempatkan di bagian paling aman dari penjara dengan kaki mereka terkunci.

Di tengah malam, mereka menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Tuhan.

Tiba-tiba, bumi berguncang dan pintu penjara terbuka.

Semua rantai para tahanan terlepas.

Ketika kepala penjara itu melihat bahwa pintu-pintu itu telah terbuka, dia bermaksud untuk bunuh diri,

karena menyangka bahwa semua tahanan telah melarikan diri.

Dia tahu dia akan dibunuh karena membiarkan para tahanan melarikan diri.

Paulus melihatnya dan berteriak, "Berhenti! Jangan mencelakakan dirimu sendiri. Kami semua ada di sini."

Kepala penjara takut. Dia membawa Paulus dan Silas pulang.

Memberi mereka makanan dan mencuci luka-luka mereka.

Kemudian dia berkata: "Apa yang harus aku lakukan untuk diselamatkan?"

Paulus menjawab: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus, dan engkau dan keluargamu akan diselamatkan."

Kemudian Paulus membaptis kepala penjara dan seluruh keluarganya, dan mereka merayakannya bersama-sama.

Hari berikutnya para pemimpin kota membebaskan Paulus dan Silas dan meminta mereka untuk meninggalkan Filipi.

Paulus dan Silas mengunjungi Lydia dan beberapa teman lain dan kemudian meninggalkan kota itu.

Kabar Baik dari Yesus terus menyebar, dan gereja terus tumbuh.

Paulus dan para pemimpin Kristen lainnya melakukan perjalanan ke banyak kota, berkhotbah, dan megajar tentang Yesus.

Mereka juga menulis banyak surat kepada gereja-gereja untuk mendorong dan mengajarkan mereka tentang perjanjian baru Allah.

Tulisan-tulisan ini disebut perjanjian baru.