Alkitab/Seri video animasi/Para Nabi
Para Nabi
Sepanjang sejarah Israel, Allah mengutus nabi-nabi kepada mereka.
Para nabi mendengar pesan dari Allah dan kemudian menyampaikan pesan Allah itu kepada rakyat.
Elia adalah seorang nabi ketika Ahab menjadi raja atas Israel.
Ahab adalah orang jahat yang mendorong orang untuk menyembah dewa palsu bernama Baal.
Elia berkata kepada Ahab, "Tidak akan ada hujan atau embun di Israel sampai aku menyuruhnya."
Kemudian, Allah menyuruh Elia bersembunyi di padang gurun dekat sebuah sungai.
Setiap pagi dan setiap malam, burung-burung membawakannya roti dan daging.
Ahab dan pasukannya mencari Elia, tetapi mereka tidak bisa menemukannya.
Kekeringan itu begitu parah sehingga sungai akhirnya mengering.
Jadi, Elia pergi ke negara tetangga.
Di situ ada seorang janda dan anaknya yang sudah hampir kehabisan makanan karena bencana itu.
Tetapi mereka mengurus Elia, dan Allah membuat tempayan tepung atau botol minyak mereka tidak pernah kosong.
Mereka mendapatkan makanan selama bencana kelaparan itu.
Elia tinggal di sana dalam waktu yang lama.
Setelah tiga tahun, Allah menyuruh Elia untuk kembali ke Israel dan berbicara dengan Ahab karena Dia akan mengirimkan hujan lagi.
Ketika Ahab melihat Elia, ia berkata, "Engkau, Engkau pengacau!"
Elia berkata, "Engkaulah pengacau!
Engkau telah meninggalkan Allah yang benar dan menyembah Baal.
Bawa semua orang Israel ke Gunung Karmel."
Semua orang Israel, termasuk 400 nabi Baal, datang ke Gunung Karmel.
Elia berkata, "Berapa lama kamu akan terus berubah pikiran?
Jika Allah adalah Allah, sembahlah Dia! Jika Baal adalah Allah, sembahlah Dia!"
Lalu, dia berkata kepada nabi-nabi Baal, "Sembelihlah seekor lembu dan persiapkanlah kurban, tetapi jangan menyalakan api.
Aku akan melakukan hal yang sama.
Allah yang menjawab dengan api adalah Allah yang sejati."
Jadi, para imam Baal menyiapkan kurban, tetapi tidak menyalakan api.
Kemudian, mereka berdoa kepada Baal, "Dengarlah kami, ya Baal!"
Sepanjang hari mereka berdoa dan berteriak, dan bahkan melukai diri dengan pisau, tapi Baal tidak menjawab.
Pada sore harinya, Elia mempersiapkan kurban kepada Allah.
Lalu, dia menyuruh orang Israel menuangkan dua belas tempayan besar air di atas kurban itu sampai daging, kayu, dan bahkan tanah di sekitar mezbah itu benar-benar basah.
Kemudian Elia berdoa, "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak, dan Yakub, tunjukkanlah kepada kami hari ini bahwa Engkaulah Allah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu.
Jawablah aku agar bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah."
Segera, api turun dari langit dan membakar daging, kayu, batu, dan bahkan tanah basah di sekitar mezbah.
Ketika orang-orang melihat ini, mereka jatuh ke tanah dan berkata, "TUHAN adalah Allah! TUHAN adalah Allah!"
Kemudian Elia berkata, "Jangan biarkan seorang pun dari nabi-nabi Baal itu melarikan diri!"
Jadi, orang-orang menangkap nabi-nabi Baal. Lalu, Elia membawa mereka dan membunuh mereka.
Lalu, kata Elia kepada Raja Ahab, "Kembali segera ke kota, hujan akan turun."
Segera langit menjadi hitam, dan hujan badai yang besar turun.
Allah telah mengakhiri kekeringan dan membuktikan bahwa Dia adalah satu-satunya Allah.
Setelah Elia, Allah memilih Elisa menjadi nabi-Nya. Allah melakukan banyak mukjizat melalui Elisa.
Suatu kali, Naaman, seorang komandan tentara musuh, mengetahui bahwa dia menderita penyakit kulit yang mengerikan yang disebut kusta.
Suatu kali, Naaman, seorang komandan tentara musuh, mengetahui bahwa dia menderita penyakit kulit yang mengerikan yang disebut kusta.
Elisa menyuruh dia menyelamkan dirinya tujuh kali di Sungai Yordan.
Pada awalnya Naaman marah dan tidak mau melakukannya.
Tetapi kemudian ia berubah pikiran dan menyelamkan dirinya tujuh kali di Sungai Yordan.
Ketika dia muncul dari dalam air terakhir kalinya, kulitnya benar-benar sembuh! Allah telah menyembuhkannya.
Ada banyak nabi yang lain.
Mereka semua menyuruh orang-orang untuk berhenti menyembah berhala, dan mulai menunjukkan keadilan dan belas kasihan.
Para nabi memperingatkan orang-orang bahwa jika mereka tidak berbalik dari dosa-dosa mereka dan mulai menjalani kehidupan yang taat,
maka penghakiman Allah akan datang, dan Dia akan menghukum mereka.
Sering kali, orang-orang tidak mendengarkan.
Mereka sering menganiaya para nabi dan kadang-kadang bahkan membunuh mereka.
Sekali, nabi Yeremia dimasukkan ke dalam sumur kering dan ditinggalkan di sana supaya mati.
Dia tenggelam ke dalam lumpur yang berada di dasar sumur, tapi kemudian raja mengasihani dia dan menariknya keluar sebelum dia mati.
Meskipun nabi dibenci, mereka terus berbicara bagi Allah.
Mereka memperingatkan orang-orang bahwa mereka akan hancur jika mereka tidak bertobat.
Mereka juga mengingatkan masyarakat tentang janji bahwa Mesias Allah akan datang.