Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Kisah Orang Samaria yang Baik

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Kisah Orang Samaria yang Baik
oleh Jim Padgett
Film animasi kisah Yesus yang dicobai iblis menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Kisah Orang Samaria yang Baik

Suatu hari, seorang ahli hukum datang kepada Yesus untuk menguji Dia, katanya,

"Guru, apa yang harus kulakukan untuk memperoleh hidup yang kekal?"

Yesus menjawab, "Apa yang tertulis dalam hukum Allah?"

"Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hati, jiwa, kekuatan, dan pikiranmu.

Dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri," kata ahli hukum itu.

Yesus menjawab, "Engkau benar! Lakukan itu dan engkau akan hidup kekal."

Tapi ahli hukum itu ingin membuktikan bahwa dirinya benar

sehingga dia bertanya, "Siapakah sesamaku?"

Yesus menjawab dengan sebuah cerita.

"Ada seorang pria Yahudi yang sedang melakukan perjalanan sepanjang jalan dari Yerusalem ke Yerikho.

Sementara dia bepergian, ia diserang oleh sekelompok perampok.

Mereka mengambil seluruh hartanya lalu memukulinya sampai hampir mati. Kemudian, mereka pergi.

Segera setelah itu, seorang imam Yahudi kebetulan berjalan menyusuri jalan yang sama.

Ketika pemimpin agama ini melihat orang yang telah dirampok dan dipukuli itu,

ia pindah ke seberang jalan itu, mengabaikan orang yang membutuhkan pertolongan itu, dan terus berjalan.

Tak lama kemudian, seorang Lewi datang menyusuri jalan itu.

Orang Lewi adalah suku Yahudi yang membantu para imam di Bait Allah.

Orang Lewi itu juga pindah ke seberang jalan itu dan mengabaikan orang yang telah dirampok dan dipukuli itu.

Orang berikutnya yang berjalan menyusuri jalan itu adalah seorang Samaria.

Orang Samaria adalah keturunan campuran Yahudi dan orang-orang dari negara-negara lain.

Orang Samaria dan orang Yahudi saling membenci.

Ketika orang Samaria itu melihat orang itu, dia merasa kasihan.

Dia merawat orang itu dan membalut luka-lukanya.

Orang Samaria itu kemudian menaikkan orang itu ke keledainya sendiri

dan membawanya ke sebuah penginapan di mana dia merawatnya.

Keesokan harinya, orang Samaria itu harus melanjutkan perjalanannya.

Ia memberikan uang kepada orang yang bertanggung jawab atas penginapan itu dan berkata,

'Rawatlah dia, dan jika ada lebih banyak uang yang terpakai, aku akan mengganti biaya tersebut ketika aku kembali.'"

Lalu Yesus bertanya kepada ahli hukum itu,

"Yang mana dari tiga orang itu engkau pikir merupakan sesama manusia dari orang yang dirampok dan dipukuli itu?"

Jawab ahli hukum itu, "Orang yang menunjukkan belas kasihan itu."

Yesus berkata kepada ahli hukum itu, "Pergilah dan lakukan begitu juga."