Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Keluaran

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Keluaran
oleh Jim Padgett
Film animasi keluarnya bangsa Israel dari Mesir menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Keluaran

Bangsa Israel sangat senang

meninggalkan Mesir.

Mereka bukan lagi budak,

dan mereka pergi menuju ke

Tanah yang Dijanjikan!

Orang Mesir memberi hadiah kepada orang

Israel berupa emas dan perak

dan barang-barang berharga lainnya.

Beberapa orang Mesir percaya kepada Allah

dan bergabung dengan orang Israel

ketika mereka meninggalkan Mesir.

Allah memimpin mereka dengan berjalan di

depan mereka dalam bentuk tiang awan

yang tinggi pada siang hari,

yang menjadi tiang api yang tinggi di malam

hari. Allah selalu bersama mereka

dan menuntun mereka saat mereka

melakukan perjalanan.

Yang harus mereka lakukan hanyalah

mengikut-Nya.

Tidak lama kemudian,

Firaun dan orang-orangnya berubah pikiran

dan menginginkan orang Israel menjadi budak

mereka lagi. Allah melakukan ini untuk

mendapatkan kemuliaan bagi diri-Nya dengan

menunjukkan bahwa Dia lebih kuat dari

Firaun dan dewa-dewanya.

Jadi, Firaun dan pasukannya mengejar

orang Israel untuk menjadikan mereka

budak mereka lagi.

Ketika orang Israel melihat tentara Mesir

datang, mereka menyadari bahwa mereka

terjebak di antara tentara Firaun

dan Laut Merah.

Mereka sangat takut dan berteriak,

"Mengapa kita keluar dari Mesir?

Kita akan mati!"

Musa mengatakan kepada orang-orang itu,

"Jangan takut!

Allah yang akan berperang untuk kamu hari

ini dan menyelamatkanmu."

Kemudian Allah memberi tahu Musa,

"Suruh orang-orang untuk bergerak

menuju Laut Merah."

Tiang awan itu kemudian pindah ke antara

orang Israel dan orang Mesir sehingga orang

Mesir tidak bisa melihat orang Israel.

Musa mengangkat tangannya di atas laut,

dan Allah membuat angin bertiup.

Angin membuat air di laut terpisah ke kiri

dan kanan, membuat jalan melintasi laut.

Bangsa Israel berjalan melintasi laut di

tanah yang kering dengan dinding air di

sebelah kiri dan kanan mereka.

Lalu tiang awan itu naik dan orang Mesir

itu melihat orang Israel melarikan diri.

Mereka memutuskan untuk mengejar mereka.

Jadi, mereka mengikuti orang Israel ke

jalan yang melintasi laut,

tetapi Allah membuat orang Mesir menjadi

panik dan membuat kereta mereka macet.

Mereka berteriak, "Lari!

Allah berperang untuk orang Israel!"

Setelah semua orang Israel sudah aman

di seberang laut, Allah menyuruh Musa

merentangkan tangannya lagi.

Ketika dia menaati-Nya,

air jatuh menimpa tentara Mesir

dan kembali ke tempatnya semula.

Seluruh tentara Mesir tenggelam.

Ketika orang Israel melihat bahwa orang

Mesir sudah mati, mereka percaya kepada

Allah dan percaya bahwa Musa adalah

seorang nabi Allah.

Mereka juga sangat bersukacita karena Allah

telah menyelamatkan mereka dari kematian

dan perbudakan!

Sekarang mereka telah bebas melayani Allah.

Orang-orang Israel menyanyikan banyak lagu

untuk merayakan kebebasan mereka dan memuji

Allah karena telah menyelamatkan mereka.

Allah memerintahkan bangsa Israel untuk

mengingat kemenangan-Nya atas bangsa Mesir

dan pembebasan mereka dari perbudakan

dengan merayakan Hari Raya Paskah

setiap tahun.

Mereka merayakan dengan menyembelih domba

yang tidak bercacat, mengadakan pesta

besar, dan menceritakan kisah tentang

bagaimana Allah telah menyelamatkan mereka

dari Mesir.