Lompat ke isi

Alkitab/Seri video animasi/Allah Menyelamatkan Yusuf dan Keluarganya

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Allah Menyelamatkan Yusuf dan Keluarganya
oleh Jim Padgett
Film animasi tetang kisah Allah menyelamatkan Yusuf dan keluarganya menurut Alkitab.
Warna (info)
Dialog
Adegan
Cerita
thumbtime=
Berikut ini adalah transkripsi dari sebuah film. Isi di bawah ini mewakili teks atau dialog lisan yang ditranskripsikan langsung dari video film yang disediakan di atas. Pada ukuran layar tertentu, setiap baris diwakili oleh stempel waktu di sebelahnya yang menunjukkan kapan teks tersebut muncul di video. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Help:Film.


Allah Menyelamatkan Yusuf dan Keluarganya

Bertahun-tahun kemudian,

ketika Yakub sudah tua,

ia mengirim putra kesayangannya, Yusuf,

untuk memeriksa saudara-saudaranya

yang sedang mengurus ternak.

Saudara-saudaranya membenci Yusuf

karena ayah mereka paling menyayanginya

dan karena Yusuf telah bermimpi

bahwa ia akan menjadi penguasa mereka.

Ketika Yusuf menemukan saudara-saudaranya,

mereka menculiknya dan menjualnya

kepada pedagang budak.

Sebelum mereka kembali ke rumah,

saudara-saudara Yusuf merobek pakaian Yusuf

dan mencelupkan pakaian itu

ke dalam darah kambing.

Kemudian, mereka menunjukkan pakaian itu

kepada ayah mereka dan berbohong kepadanya

dan mengatakan binatang liar

telah membunuh Yusuf.

Yakub sangat sedih.

Para pedagang budak membawa Yusuf ke Mesir.

Mesir adalah sebuah negara besar

yang kuat yang terletak di tepi sungai Nil.

Para pedagang budak menjual Yusuf sebagai

budak kepada seorang pejabat pemerintahan

yang kaya.

Yusuf melayani tuannya dengan baik,

dan Allah memberkati Yusuf.

Istri majikannya mencoba untuk

tidur dengan Yusuf,

tetapi Yusuf menolak berbuat dosa

terhadap Allah dengan cara ini.

Dia menjadi marah dan menyuruh Yusuf

ditangkap dan dimasukkan ke penjara.

Bahkan, di penjara pun Yusuf tetap setia

kepada Allah, dan Allah memberkatinya.

Setelah dua tahun,

Yusuf masih di penjara

meskipun ia tidak melakukan kesalahan.

Raja Mesir, yang disebut Firaun,

mengalami dua mimpi

yang sangat mengganggunya.

Tak satu pun dari penasihatnya bisa

memberitahukan arti dari mimpi-mimpi itu.

Allah telah memberi Yusuf kemampuan

untuk menafsirkan mimpi,

jadi Firaun menyuruh orang

untuk membawanya dari penjara.

Yusuf menafsirkan mimpinya dan berkata,

"Allah akan mengirim tujuh tahun panen

yang baik diikuti oleh

tujuh tahun kelaparan."

Firaun sangat terkesan dengan Yusuf

dan ia membuatnya menjadi orang paling

berkuasa kedua di seluruh Mesir!

Selama tujuh tahun panen yang baik,

Yusuf mengatakan kepada orang-orang

untuk menyimpan makanan dalam jumlah besar.

Kemudian, ketika tujuh tahun kelaparan

datang, Yusuf menjual makanan

kepada orang-orang sehingga mereka akan

memiliki cukup makanan untuk dimakan!

Kelaparan hebat itu tidak hanya

menimpa Mesir, tapi juga di Kanaan

di mana Yakub dan keluarganya tinggal.

Jadi, Yakub menyuruh anak-anaknya

ke Mesir untuk membeli makanan.

Ketika saudara Yusuf berdiri di depan Yusuf

untuk membeli makanan,

mereka tidak mengenalinya.

Tapi Yusuf mengenali mereka.

Setelah menguji mereka untuk melihat

apakah mereka telah berubah,

Yusuf berkata kepada mereka,

"Aku saudaramu, Yusuf!

Jangan takut.

Kamu mencoba untuk mereka-reka kejahatan

ketika kamu menjual aku sebagai budak,

tetapi Allah memakai kejahatan

untuk kebaikan!

Datanglah dan tinggallah di Mesir

sehingga aku bisa menyediakan makanan

untuk kamu dan keluargamu."

Ketika saudara-saudara kembali ke rumah

dan menceritakan kepada Yakub

bahwa Yusuf masih hidup,

Yakub sangat senang.

Meskipun Yakub sudah tua,

dia pindah ke Mesir dengan

semua keluarganya,

dan mereka semua tinggal di sana.

Sebelum Yakub meninggal,

dia memberkati setiap anaknya.

Janji-jani Perjanjian yang diberikan Allah

kepada Abraham diteruskan kepada Ishak,

kemudian Yakub, dan kemudian kedua belas

anak-anak Yakub dan keluarga mereka.

Keturunan dari dua belas putra

menjadi dua belas suku Israel.