| Undang-undang |
Tentang |
| Nomor 1 |
Pengesahan Perjanjian Antara Republik Indonesia Dan Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana (Treaty Between The Republic Of Indonesia And Australia On Mutual Assistance In Criminal Matters). |
| Nomor 2 |
Partai Politik. |
| Nomor 3 |
Pemilihan Umum. |
| Nomor 4 |
Susunan dan Kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. |
| Nomor 5 |
Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. |
| Nomor 6 |
Pencabutan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1985 Tentang Referendum. |
| Nomor 7 |
Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1999/2000. |
| Nomor 8 |
Perlindungan Konsumen. |
| Nomor 9 |
Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Banjarbaru |
| Nomor 10 |
Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Bengkayang. |
| Nomor 11 |
Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Ternate. |
| Nomor 12 |
Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur, Dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro. |
| Nomor 13 |
Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Luwu Utara. |
| Nomor 14 |
Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Aceh Singkil. |
| Nomor 15 |
Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok Dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon. |
| Nomor 16 |
Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Dumai. |
| Nomor 17 |
Penyelenggaraan Ibadah Haji. |
| Nomor 18 |
Jasa Konstruksi. |
| Nomor 19 |
Pengesahan ILO Convention No. 105 Concerning The Abolition Of Forced Labour (Konvensi Ilo Mengenai Penghapusan Kerja Paksa. |
| Nomor 20 |
Pengesahan IlO Convention No. 138 Concerning Minimum Age For Admission To Employment (Konvensi Ilo Mengenai Usia Minimum Untuk Diperbolehkan Bekerja). |
| Nomor 21 |
Pengesahan ILO Convention No. 111 Concerning Discrimination In Respect Of Employment And Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi Dalam Pekerjaan Dan Jabatan). |
| Nomor 22 |
Pemerintahan Daerah. |
| Nomor 23 |
Bank Indonesia. |
| Nomor 24 |
Lalu Lintas Devisa Dan Sistem Nilai Tukar. |
| Nomor 25 |
Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah. |
| Nomor 26 |
Pencabutan Undang-Undang Nomor 11/PNPS/Tahun 1963 Tentang Pemberantasan Kegiatan Subversi. |
| Nomor 27 |
Perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Yang Berkaitan Dengan Kejahatan Terhadap Keamanan Negara. |
| Nomor 28 |
Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. |
| Nomor 29 |
Pengesahan International Convention on the Elimination of all Forms of Racial Discrimination 1965 (Konvensi Internasional Tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial 1965). |
| Nomor 30 |
Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. |
| Nomor 31 |
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. |
| Nomor 32 |
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1998 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1998/1999 Sebagaimana Telah Diubah Dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1998. |
| Nomor 33 |
Perhitungan Anggaran Negara Tahun Anggaran 1997/1998. |
| Nomor 34 |
Pemerintahan Propinsi Daerah Khusus Ibukota Negara Republik Indonesia Jakarta. |
| Nomor 35 |
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman. |
| Nomor 36 |
Telekomunikasi. |
| Nomor 37 |
Hubungan Luar Negeri. |
| Nomor 38 |
Pengelolaan Zakat. |
| Nomor 39 |
Hak Asasi Manusia. |
| Nomor 40 |
Pers. |
| Nomor 41 |
Kehutanan. |
| Nomor 42 |
Jaminan Fidusia. |
| Nomor 43 |
Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. |
| Nomor 44 |
Penyelenggaraan Keistimewaan Propinsi Daerah Istimewa Aceh. |
| Nomor 45 |
Pembentukan Propinsi Irian Jaya Tengah, Propinsi Irian Jaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya, Dan Kota Sorong. |
| Nomor 46 |
Pembentukan Propinsi Maluku Utara, Kabupaten Buru, Dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat. |
| Nomor 47 |
Pembentukan Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, Dan Kota Bontang. |
| Nomor 48 |
Pembentukan Kabupaten Bireuen Dan Kabupaten Simeulue. |
| Nomor 49 |
Pembentukan Kabupaten Kepulauan Mentawai. |
| Nomor 50 |
Pembentukan Kabupaten Boalemo. |
| Nomor 51 |
Pembentukan Kabupaten Buol, Kabupaten Morowali, Dan Kabupaten Banggai Kepulauan. |
| Nomor 52 |
Pembentukan Kabupaten Lembata. |
| Nomor 53 |
Pembentukan Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Karimun, Kabupaten Natuna, Kabupaten Kuantan Singingi, Dan Kota Batam. |
| Nomor 54 |
Pembentukan Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tebo, Kabupaten Muaro Jambi, Dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. |
| Nomor 55 |
Pembentukan Kabupaten Landak. |
| Nomor 56 |
Rakyat Terlatih. |